HomeKemasyarakatan

Pemkab Lakukan Pemeriksaan Fisik Ternak Kurban

Pemkab Lakukan Pemeriksaan Fisik Ternak Kurban

KRAKSAAN ONLINE– Sebagai upaya menciptakan ternak sehat dan menghasilkan daging ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Sehat), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan (DPKH) melakukan pengawasan, pendataan dan pemeriksaan fisik ternak kurban pada penjual ternak kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah di wilayah Kecamatan Paiton, Rabu (29/7/2020).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih, Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto serta Petugas Teknis Kecamatan Paiton H. Nurrahmad.

Dasar hukum kegiatan ini adalah Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2009 jo. UU Nomor 41 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 Tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan, Permentan Nomor 11 Tahun 2014 Tentang Pemotongan Hewan Kurban serta Surat Edaran Kementrian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan Nomor 0008/PK.320/2020 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban Dalam Situasi Wabah Bencana Non Alam Corona Virus Disease (COVID-19).

Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi melalui Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner drh. Nikolas Nuryulianto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pengawasan dan pendataan serta pemeriksaan fisik kepada ternak kurban yang dijual oleh para penjual ternak kurban demi menjamin ternak yang sehat dan sesuai dengan syariat Islam.

“Diharapkan ternak yang dipotong akan menghasilkan daging yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) dan layak dikonsumsi oleh masyarakat yang berhak menerima daging kurban saat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah,” harapnya.

Dalam kegiatan ini Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Nikolas Nuryulianto memberikan Surat Keterangan Sehat Hewan Kurban (SKSHK) kepada para penjual ternak kurban di wilayah Kecamatan Paiton. Penjual ternak kurban tahun 2020 di wilayah Kecamatan Paiton sebanyak 3 (tiga) penjual, sama seperti tahun sebelumnya.

“Ternak kurban yang dijual oleh penjual ternak kurban pada umumnya sehat dan sudah memenuhi syariat Islam untuk dijadikan ternak kurban. Takni, tidak cacat/buta, tidak sakit, tidak pincang dan tidak kurus. Umur domba/kambing saat diperiksa berkisar 1-3 tahun dengan harga berkisar Rp 2.000.000 hingga Rp 4.000.000 per ekor tergantung dari berat domba/kambing,” terangnya.

Menurut Niko, harga sapi kurban di Kecamatan Paiton berkisar Rp 17.000.000 hingga Rp 26.000.000 dengan berat 300 hingga 450 kg per ekor. “Para penjual ternak kurban juga mengeluhkan omset penjualanternak kurban pada kondisi wabah bencana non alam COVID-19 yang saat ini melanda. Dimana menurut mereka penurunan pembelian ternak kurban mencapai 20% – 40% dari penjualan ternak tahun sebelumnya,” tegasnya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran DPKH Kabupaten Probolinggo drh. Yukti Widiatmaningsih juga memberikan masker dan sarung tangan kepada para penjual ternak kurban sambil mengingatkan untuk selalu menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga kebersihan tangan dan menjaga jarak saat berjualan. (*)