Bupati Probolinggo Lakukan Monev Penerapan PPKM Darurat

Hari Ketiga Penerapan PPKM Darurat Bupati Kunjungi Sejumlah Perkantoran

712

Hari Ketiga penerapan PPKM Darurat Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari bersama Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggonlakukan monitoring dan evaluasi penerapan PPKM Darurat dengan sasaran perkantoran di Kabupaten Probolinggo, Senin (5/7/2021).

Kegiatan ini diawali mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo yang ada di wilayah Kecamatan Dringu. Kemudian dilanjutkan dengan melihat SMPN 1 Pajarakan yang akan dijadikan tempat isolasi bagi orang terkonfirmasi positif Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG).

Selanjutnya tim monev menuju ke perbankan Bank Jatim Cabang Kraksaan untuk melihat aktifitas pelayanan saat PPKM Darurat dan Alun-alun Kota Kraksaan sebagai fasilitas publik yang ditutup selama PPKM Darurat. Lokasi terakhir yang di kunjungi Bupati yakni Kecamatan Paiton.

“Kita keliling bukan untuk sidak atau penindakan, tetapi lebih pada penguatan dan edukasi kepada masyarakat,” kata Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari, SE.

Sebelumnya jelas Bupati Tantri, pihaknya juga berkeliling kepada para pelaku usaha UKM, pasar dan lain sebagainya untuk melihat dari dekat penerapan PPKM Darurat di masyarakat.

“Memang ada yang telah mendengar tetapi tidak paham aplikasi di lapangan seperti apa. Tetapi ada juga yang belum mendengar apa itu PPKM Darurat,” jelasnya.

Terkait dengan penerapan PPKM Darurat di sektor perkantoran Bupati Tantri menegaskan tidak ada masalah karena pelayanan publik telah dikuatkan dengan teknologi informasi dan komunikasi.

“PPKM Darurat ini butuh kerja sama dan pemahaman kita semuanya. Kita ingin bagaimana PPKM Darurat ini berjalan efektif, masyarakat tertib dan memahami sehingga tidak perlu lama-lama PPKM Darurat cukup sampai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021,” tegasnya.

Akan tetapi terang Bupati Tantri, apabila masyarakat masih dari perilaku belum mampu untuk menahan diri dan bersabar, jangan sampai PPKM Darurat ini diperpanjang.

“Jadi semuanya kembali kepada masyarakat. Kami pemerintah terus berikhtiar, tetapi ikhtiar tidak akan sempurna tanpa kerja sama seluruh elemen masyarakat,” ungkap Bupati Bupati Probolinggo Hj. P. Tantriana Sari.

Anda mungkin juga berminat