HomePemerintahan

Operasi Yustisi Upaya Sadarkan Masyarakat Pentingnya Memakai Masker

Operasi Yustisi Upaya Sadarkan Masyarakat Pentingnya Memakai Masker

KRAKSAAN ONLINE, KRAKSAAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memakai masker dengan benar sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan gencar melaksanakan operasi yustisi penggunaan masker dengan pemberlakuan sanksi denda di beberapa titik strategis di Kabupaten Probolinggo dengan melibatkan Forkopimda dan Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo.

Kamis (24/9/2020) pagi, pelaksanaan operasi yustisi penggunaan masker tersebut dilaksanakan di perempatan depan Kantor PMI Kabupaten Probolinggo dan pertigaan Triwungan Kecamatan Kotaanyar. Dari kedua titik operasi yustisi penggunaan masker tersebut petugas berhasil menjaring sebanyak 74 pelanggar.

Operasi yustisi penggunaan masker di perempatan depan Kantor PMI Kabupaten Probolinggo ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono didampingi Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Kepala Bappeda Santiyono, Kepala Satpol PP Achmad Aruman, Kepala BPBD Anggit Hermanuadi bersama sejumlah perwakilan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait di lingkungan Pemkan Probolinggo.

Operasi yustisi penggunaan masker ini melibatkan personil Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo, TNI/Polri serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo.

Seperti sebelumnya, masyarakat yang melanggar penggunaan masker langsung diberhentikan dan diarahkan ke tempat sidang. Pertama-tama mereka dilakukan pengukuran suhu tubuh dan pemberian masker. Kemudian dilanjutkan dengan penyidikan oleh PPNS dari Satpol PP Kabupaten Probolinggo hingga sidang. Setelah diputuskan, mereka langsung melakukan besaran denda sesuai tingkat pelanggarannya di loket Bank Jatim.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Soeparwiyono melihat dari dekat masyarakat yang terjaring mulai dari proses penyidikan hingga sidang. Bahkan sempat berdialog dengan salah satu pelanggar dan memberikan pesan agar tertib memakai masker dimanapun berada untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mengatakan operasi yustisi penggunaan masker di hari keempat ini sudah mulai berkurang pelanggarnya. Artinya masyarakat mulai memahami dan sudah mulai menyadari tentang pentingnya protokol kesehatan, khususnya pemakaian masker.

“Karena salah satu upaya untuk mengantisipasi agar kita tidak terkonfirmasi COVID-19 ini salah satunya penggunaan masker. Disamping protokol kesehatan yang lain seperti cuci tangan, jaga jarak dan lain sebagainya,” katanya.

Menurut Sekda Soeparwiyono, operasi yustisi penggunaan masker ini tujuannya hanya satu sebetulnya untuk menyadarkan masyarakat. Jadi tidak ada tujuan lain kemudian ada sanksi denda dan lain sebagainya. “Tapi bagaimana masyarakat betul-betul menyadari pentingnya memakai masker terhadap pengendalian penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Sekda Soeparwiyono berharap kepada seluruh masyarakat tentunya betul-betul menyadari dan memahami bahwa COVID-19 ini memang benar-benar ada. Oleh karena itu diharapkan masyarakat sadar terhadap protokol kesehatan. Mulai dari cuci tangan dan wajib memakai masker.

“Tentunya memakai masker dengan benar. Kadang-kadang ada yang sudah membawa tapi memakainya tidak benar. Yang benar itu mulai dari menutup hidung sampai ke dagu. Dimanapun itu, kecuali pas makan dan minum. Habis itu langsung dipakai lagi,” pungkasnya. (wan)