HomeTeknoInfo Tekno

Gojek Berhentikan 430 Karyawan Untuk kembali Fokus Pada Tiga Bisnis Inti

Gojek Berhentikan 430 Karyawan Untuk kembali Fokus Pada Tiga Bisnis Inti

Super aplikasi asal Indonesia – Gojek mengkonfirmasi pada Selasa malam bahwa mereka memberhentikan 430 karyawan atau 9% dari jumlah karyawannya, akibat dari pandemi COVID-19.

Dalam email internal, co-CEO Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi mengatakan bahwa mereka akan memprioritaskan bisnis inti yakni Pembayaran, Transportasi, dan Pengiriman Makanan untuk siapkan perusahaan untuk masa depan yang berkelanjutan. Saat yang sama, Gojek akan menutup vertikal GoLife dan GoFood Festivals.

“Menutup layanan vertikal yang tidak lagi dapat dilakukan selama periode ini, dan membuat taruhan berani tentang perubahan kebutuhan pelanggan akan memastikan bahwa kami terus membuat dampak positif pada kehidupan jutaan orang sambil mengamankan pertumbuhan di masa depan,” kata Aluwi.

GoLife, yang akan ditutup pada 27 Juli, menawarkan layanan di rumah seperti pijat dan pembersihan. GoFood Festivals adalah bisnis food court fisik, yang mengalami penurunan signifikan selama beberapa bulan terakhir. Gojek telah berporos untuk mengakomodasi kebiasaan konsumen baru, menambahkan bidang-bidang baru seperti bahan makanan, yang berlipat dua sejak awal pandemi, dan meningkatkan layanan pengiriman atau logistik, yang telah tumbuh 80%.

Awal bulan ini, Gojek mengumumkan bahwa mereka mengumpulkan lebih dari USD 3 miliar dalam pendanaan baru, termasuk investor baru seperti Facebook dan PayPal. Perusahaan ini mengklaim memiliki lebih dari 170 juta pengguna di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara. Ini akan melanjutkan kolaborasinya dengan para startup seperti Halodoc dan KitabBisa.

dikutip dari : KR-Asia