HomePemerintahan

BSU 21 Ribu Pekerja Cair, Pemkab Serahkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BSU 21 Ribu Pekerja Cair, Pemkab Serahkan Bantuan Subsidi Upah Bagi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

KRAKSAAN ONLINE, PROBOLINGGO – Sekitar 21 ribu pekerja dengan gaji dibawah Rp 5 juta di Kota/Kabupaten Problinggo telah menerima BSU (bantuan subsidi upah) sebesar Rp 1,2 juta. Kamis (17/9/2020), secara simbolis diserahkan BSU pada PTT (pegawai tidak tetap) dan guru tidak tetap (GTT) dan perangkat daerah di kantor Bupati Probolinggo.

Di Kabupaten Probolinggo, ada sekitar 10 ribu PTT, GTT dan Perangkat Desa Kabupaten Probolinggo yang akan terima BSU. Sebagian sudah dari mereka sudah terima, sebagian pencairan dilakukan secara bertahap. Penyerahan diwakilkan Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Mahbub Zunaidi didampingi Arie Fianto Syofian selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pasuruan.

Mahbub Zunaidi mengatakan, BSU sebesar Rp 600 ribu tiap bulan selama 4 bulan, telah terealisasi dan diterima PTT, GTT dan perangkat desa di Kabupaten Probolinggo. Pihaknya apresisasi dengan pogram BSU dari kementerian ketenagakerjaan. Karena, pogram itu tidak hanya perhatikan pekerja sektor swasta saja, tapi PTT, GTT dan perangkat desa yang menjadi peserta BPJamsostek ikut merasakan manfaatnya.

”Sekitar 10 ribu PTT, GTT dan perangkat desa yang terima BSU ini. Sebagian besar dari mereka sudah terima, dan sebagian lagi masih proses,” katanya.

Foto: Mahbub Zunaidi Asisten III Pemkab Probolinggo didampingi Arie Fianto Syofian selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pasuruan serahkan secara simbolis BSU ke PTT, GTT, Perangkat desa dan Pekerja Swasta di kantor Bupati Probolinggo, Kamis (17/9/2020)

Mahbub mengungkapkan, pogram BSU ini sangat bermanfaat bagi PTT, GTT dan perangkat desa di Kabupaten Probolinggo. Mengingat, dampak pandemi covid-19 sangat luar biasa, termasuk dirasakan PTT, GTT dan perangkat desa. ”Bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600 ribu selama bulan ini, tentu sangat membantu perekonomian keluarga mereka (PTT, GTT dan perangkat desa),” ungkapnya.

Sementara itu, Arie Fianto Syofian selaku Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pasuruan yang membawahi Kota/Kabupaten Probolinggo dan Pasuruan mengatakan, pemerintah ingin meningkatkan potensi daya beli masyarakat di tengah pandemi covid-19, yaitu dengan pogram BSU. Ini salah satu dari bagian kepesertaan BPJamsostek.

”Dengan adanya BSU ini, diharapkan menjadi perahtian bagi seluruh sektor usaha yang ada di kota/Kabupaten Probolinggo, untuk segera menjadi peserta BPJamsostek. Kami bekerjasama dengan Pemkab, untuk mendorong seluruh sektor usaha. Apapun itu, baik itu besar, memengah, kecil dan mikro untuk menjadi peserta BPJamsostek,” terangnya. (tus)